Sabtu, 19 Mei 2018

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa


Kami anak - anak Assakinah Mengucapkan selamat Menunaikan Ibadah Puasa.. 
Silahkan berkunjung kerumah kami... 
Wassalamualaikum 

Minggu, 04 Desember 2016

PROGRAM TEMU PENGUATAN ANAK DAN KELUARGA (TEPAK) 2016

Assalamualaikum Wr.WB

Tahun ini Alhamdulillah kami mendapatkan kepercaryaan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia untuk menjalankan program Temu Penguatan Anak dan Keluarga (TEPAK ) Tahun 2016
Berikut contoh rangkaian kegiatan kami


TEPAK, yang merupakan singkatan dari Temu Penguatan Anak dan Keluarga. Apa yang terbayangkan di benak kita semua tentang hal tersebut ? 
Kegiatan TEPAK merupakan suatu bentuk kegiatan yang sebenarnya sudah lazim kita dengar. Berbagai instansi pemerintah maupun non pemerintah seringkali melaksanakan kegiatan TEPAK sebagai salah satu bentuk kegiatan pemberdayaan sosial bagi masyarakat di Indonesia. 

Program Temu Penguatan Anak dan Keluarga ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para orangtua/keluarga yang bertanggungjawab dalam pengasuhan dan perlindungan anak, meningkatkan kepedulian para stake holderterkait dalam memberikan pendampingan sosial kepada masyarakat khususnya dalam hal pengasuhan anak, dan memberikan pemahaman kepada anak mengenai hak-hak mereka. Selain itu, TEPAK juga seringkali dijadikan alternatif kegiatan untuk merespon berbagai masalah sosial dalam masyarakat.

Banyaknya permasalahan sosial yang terjadi khususnya pada anak-anak di Indonesia saat ini semakin membuat kita menjadi ironis. Bagaimana tidak, kenyataan bahwa anak bisa saja mendapatkan perlakukan secara tidak wajar dari lingkungan terdekatnya sendiri seringkali kita simak di berbagai media setiap harinya. Adapun hal tersebut salah satunya disebabkan oleh berkurang bahkan hilangnya fungsi keluarga sebagai tempat pengasuhan, pendidikan, pemeliharaan, pembinaan, perlindungan dan tumbuh kembang anak sesuai dengan apa yang telah diamanatkan oleh UU No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Oleh karena itu, adanya penyelenggaraan 

Temu Penguatan Anak dan Keluarga (TEPAK) tersebut merupakan suatu upaya untuk mewujudkan kembali keberfungsian sosial dalam keluarga. Upaya tersebut juga semestinya mencakup di dalamnya pengubahan paradigma pengasuhan orangtua terhadap anak, peningkatan kesadaran masyarakat, penguatan tanggung jawab orangtua/keluarga dan perlindungan anak dari berbagai tindak kekerasan serta mekanisme pemenuhan kebutuhan dasar anak. 

Selasa, 13 Januari 2015

Buku 1001 berkah anak yatim, Buku bagus untuk dibaca

Buku 1001 berkah anak yatim adalah buku yang dapat menggugah jiwa kita untuk segera menyisihkan sebagian rezeki kita untuk menyantuni anak yatim, karena dalam buku ini penulis yang saat ini sedang aktif di pondok pesantren anak yatim menceritakan beragam kisah anak yatim yang menggetarkan jiwa.
Misalnya kisah tentang anak-anak yatim korban dari tsunami, trauma seorang anak yatim bernama Badrun yang menjadi saksi bisu pembantaian dan pemerkosaan ibu dan adiknya, kisah Muchtar yang ayahnya meninggal sejak dia masih dalam kandungan, dan beragam kisah lainnya. Buku ini juga menceritakan beragam kisah para penyantun anak yatim, keajaiban-keajaiban yang mereka rasakan setelah menyantuni anak yatim dan kisah-kisah setelah menyia-nyiakan anak yatim.
Misalnya kisah dari Halimatus Sa’diyah (Ibu Panti pertama) setelah menyusui satu ruh yang berkah (Rosulullah SAW), keledai beliau mampu mengejar dan melampaui semua hewan milik orang yang datang sebelumnya, atau kisah dari seorang tunanetra yang mampu mencukupi semua kebutuhan istri dan 4 anaknya ditambah seorang anak yatim dengan hanya mengandalkan keahliannya sebagai tukang pijat, atau kisah dari seorang yang berumur 30 lebih, bertemu jodohnya dan menikah setelah menyantuni anak yatim, dan bahkan kisah dari penulis sendiri yang mampu pergi haji setelah menjadi pengasuh pondok pesantren anak yatim. Buku ini tidak hanya akan menggiring Anda untuk memahami nikmatnya berbagi, tetapi juga akan mengajak Anda meraih 1001 keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat kelak.
Diantara anugrah yang Allah berikan kepada penyantun anak yatim, yaitu :
1. mengundang rezeki dan melimpahnya keberkahan
2. berkedudukan dekat dengan Rosulullah di surga (HR. Bukhori)
3. menjadikan rumah tangga yang paling dicintai Allah (HR Thabrani)
4. melunakkan hati dan memenuhi kebutuhan (HR Thabrani)
5. diharuskan masuk surga (HR Tirmidzi)
6. melepaskan label pendusta agama (Al Ma’un :1-3)
Dalam buku ini penulis juga memberikan panduan praktis bagi Anda yang ingin menyantuni anak yatim, yaitu :
1. Mencari tahu tentang panti-panti yatim yang amanah
2. Menyantuni anak yatim dengan cara mengambil dan merawatnya dalam satu atap
3. Setiap bulan harus menyiapkan anggaran belanja keluarga khusus untuk satu anak yatim yang sama
Setelah membaca buku ini penulis berharap, anda mendapat gambaran sebagian derita kehidupan dari sebagian saudara kita (anak yatim), sehingga jika anda saat ini memiliki kemampuan lebih, segera tergerak untuk memberikan santunan ataupun sekedar kasih sayang atau perhatian pada mereka, agar anda juga menyadari betapa banyaknya keberkahan yang akan anda rasakan baik di dunia maupun di akhirat. Orang yang bahagia adalah yang bisa membahagiakan anak yatim. Tertawa mereka dapat membuka pintu rida Allah Swt.
Tulisan dalam buku ini memang memberikan gambaran tentang keberkahan dari anak yatim yang ditulis dalam topik-topik di setiap babnya, namun ada sebagian sub topik yang tidak sesuai dengan judul topiknya. Satu nilai lebih buku ini, terpaparnya kisah-kisah riil dengan kata-kata yang indah sehingga benar-benar menyentuh jiwa kita. By : Vivi
sumber : http://www.untukku.com/artikel-untukku/1001-berkah-anak-yatim-untukku.html

Rabu, 19 November 2014

MENUJU AKREDITASI PANTI ASUHAN - BATAM

Assalamualaikum Wr.Wb

Sejak dikeluarkannya Peraturan Kementrian Sosial No. 21 Tahun 2013 mengenai Pengasuhan anak, maka mulai Tahun 2014 pemerintah akan melakukan AKREDITASI bagi yayasa yang bergerak dibidang sosial termasuk panti asuhan.

Nah mulai saat ini Panti Asuhan akan berubah namanya menjadi Lembaga Kesehjateraan Sosial Anak (LKSA) dimana pemerintah mencoba membina panti asuhan yang telah cukup banyak menjamur akan berubah fungsinya tidak hanya sebagai tempat tinggal tapi lebih mewujudkan sistem pengasuhan anak yang berbasis keluarga.

Dengan adanya status terakreditasi maka ,LKSA yang telah mengikuti bimbingan akan lebih kuat STATUSnya dan lebih JELAS.  hal ini bisa dibaca di liputan ini .  atau juga berita lainnya yang bisa di lihat disini dan disini

Maka itu kami LKSA Assakinah Annaura akan mengikuti akreditasi ini, dan InsyaAllah tetap dijalur yang tepat. Sehingga tetap bisa dipertanggung jawabkan di hadapan Masyarakat, Pemerintah dan tentunya ALLAH SWT .

Kami mohon dukungan dari segala pihak agar kami bisa lulus dalam akreditasi ini. Terima kasih

Wassalamualakum Wr.Wb

Kamis, 26 September 2013

Sedekah kepada Anak Yatim = Tabungan Masa Depan

Kita memang tidak bisa hidup sendirian. 
Kita hidup berdampingan dengan orang lain dan terkadang kita tidak tahu apa yang seharusnya kita lakukan untuk orang lain. Kita hanya memikirkan kepentingan kita sendiri dan kita hanya mencari peruntungan untuk memperkaya diri kita sendiri. Ini waktu yang sangat tepat bagi anda untuk mulai memikirkan orang lain. Anda sudah harus memulai memikirkan kehidupan anda yang akan datang dengan Sedekah Anak Yatim. 

Memberikan sedekah kepada anak-anak yatim sangat berguna bagi anda dan banyak sekali manfaat yang akan anda dapatkan ketika anda bersedekah kepada orang lain yang membutuhkan. Anda tentu tahu bahwa bersedekah akan membuat kita menabung sebuah kebaikan dan kita akan mendapatkan pahala. Banyak cara untuk bersedekah terutama kepada anak-anak yatim piatu. Cara Sedekah Anak Yatim yang Baik Anda tentu tahu jika anak yatim adalah anak-anak yang tidak punya bapak. Sedangkan piatu adalah anak-anak yang tidak punya ibu. Anda harus menyisihkan uang anda untuk membantu mereka. 

Banyak cara untuk mulai bersedekah kepada mereka. Anda bisa memberikan Sedekah Anak Yatim dengan berbagai hal untuk mereka seperti: Makanan dan Uang Jika anda berkunjung ke panti asuhan, anda bisa membawa beberapa makanan instant yang berguna bagi mereka. Anda juga bisa bersedekah uang. Uang sangat penting dan bisa digunakan untuk kebutuhan sekolah mereka. Peralatan Sekolah dan Baju Baju dan peralatan sekolah juga sangat penting bagi mereka. Mereka terkadang tidak punya cukup uang untuk membeli peralatan sekolah dan baju sekolah. Anda bisa bersedekah dalam bentuk barang. Sedekah tentu tidak selalu berbentuk uang. 

Waktu-waktu untuk Sedekah Anak Yatim Anda bisa Sedekah Anak Yatim di waktu-waktu yang tepat. Sebenarnya anda bisa melakukan sedekah kapanpun anda maui tetapi ada beberapa waktu yang sangat baik untuk bersedekah seperti: 

  • Setiap anda memiliki Hajat untuk urusan anda, selama itu untuk hal-hal yang tidak dilarang Agama.
  • Setiap Hari Jum’at 
  • Hari Lebaran Anak Yatim
  • Pada bulan puasa 
  • Pada hari-hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri 

Tidak ada salahnya ada menyisihkan sebagian penghasilan dari anda untuk bersedekah. Semua harus berawal dari niat yang baik sehingga anda akan mendapatkan pahala yang berguna bagi masa depan anda didunia ini dan di akhirat nanti. 
Sumber : http://www.anakyatim.org/sedekah-anak-yatim-untuk-tabungan-masa-depan-anda.html

Kamis, 26 Mei 2011

Inilah Kami

Assalamualaikum Wr Wb
Banyak kegiatan yang kami lakukan di Panti Asuhan antara lain Berangkat Sekolah, Bermain, Mengaji dan Baca Yasin setiap sore, Main bola atau futsal bagi anak laki-laki, menari bagi anak perempuan, Undangan, rekreasi sehabis ujian sekolah dan tentunya bermain kompang yang kami lakukan hampir setiap malam sebelum solat Isya.

Banyak hal yang Bunda ajarkan, bahwa Anak Panti harus mandiri dan berprestasi. Bagi yang melakukan kesalahan tentunya akan mendapat hukuman juga. Saat ini kami mendapat anugerah Adik bayi yang saat ini berumur 4 bulan. Semakin bertambah kegembiraan kami di Panti Asuhan Assakinah Batam. Ada Umi,Kakak, Abang dan tentunya Bunda yang selalu menasehati kami.

Bunda selalu mewanti-wanti agar kami tidak meminta-minta kepada orang lain, namun jangan pernah menolak pemberian orang lain jika itu untuk kebaikan.Kami sangat senang dan mengucapkan Syukur kepada Allah jika ada yang memberikan sumbangan baik materi ataupun berupa bahan-bahan pokok,karena tentunya bisa membuat kami bisa menikmati rezeki Allah SWT setiap hari. Aminn..

Kami Juga sangat Senang apabila berkunjung atau diundang kerumah orang lain, kami berdoa semoga suatu saat kami mendapat rezeki yang sama dengan orang yang ikhlas dan mau berbagi dengan kami.Amin....


Silahkan berkunjung Kerumah kami.

Wassalamualaikum Wr.Wb

Minggu, 06 Juni 2010

ADAB TERHADAP ANAK YATIM

Assalamualaikum Wr.Wb

Allah subhanahu wata’ala menciptakan alam dengan segenap isinya, kemudian mengaturnya adalah dengan kebijak-sanaan, kemurahan, dan kasih sayang-Nya. Maka kewajiban segenap hamba adalah ta’at, bersyukur, bersabar, dan memohon rahmat serta ampunan-Nya

Anak-anak yatim ditaqdirkan oleh Allah subhanahu wata’ala lahir atau tumbuh berkembang tanpa bapak adalah berdasar kebijaksanaan Allah subhanahu wata’ala yang Maha Suci lagi Maha Tinggi. Ketiadaan orang tua bukan berarti kekurangan atau hambatan bagi mereka, akan tetapi terdapat banyak hikmah yang diatur oleh Allah subhanahu wata’ala di antaranya:

  1. Sebagai sarana bagi kaum mukminin untuk saling berlomba, tolong-menolong, terutama ber-lomba menolong anak yatim.
  2. Sebagai sarana bagi kaum mukminin untuk saling memperhatikan dan peduli terhadap nasib sesama, terutama terhadap anak yatim.
  3. Sebagai sarana kaum mukminin untuk menghidupkan sunnah nabi dan menegakkan ajaran Allah subhanahu wata’ala, tentang perhatian terhadap anak yatim.
  4. Sebagai sarana kaum mukminin menuntut dirinya memenuhi janji Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yaitu duduk bersanding dengan beliau bagi siapa yang menjamin anak yatim.
  5. Sebagai wahana berkiprah bagi anak yatim itu sendiri di kalangan kaum muslimin yang memperhatikannya, bagai seorang anak kepada bapaknya sendiri.
  6. Sebagai bukti bahwa Allah subhanahu wata’ala lah yang Mahakuasa, mengatur, dan yang berhak diibadahi.
  7. Sebagai bukti kebenaran iman seorang mukmin dengan memperhatikan anak yatim.
  8. Sebagai wahana memperhalus dan memperindah akhlaq kaum mukmin dengan cara bergaul dengan mereka/sebagai benteng kaum mukmin dari api neraka.


ADAB TERHADAB ANAK YATIM

* Menunaikan hak-haknya, meliputi:
  • Mencukupi pakaian yang mereka perlukan, memperhatikan pakaian mereka, termasuk biaya loundry serta perbaikan dan waktunya ganti. Juga pakaian untuk bermain, ke sekolah, untuk shalat, untuk berolah raga, pakaian ganti dan pakian apa saja yang mereka perlukan dengan jumlah yang cukup, perawatan, dan kebersihan pakaian mereka.
  • Memberinya tempat tinggal yang melindungi, menaungi dari hujan, terik matahari, maupun binatang-binatang pengganggu. Jadi tempat tinggal yang kita sediakan haruslah kuat, bersih dan sehat, cukup ventilasi, sinar matahari, tidak bocor. Juga wajib menyediakan, merawat dan mengawasi serta meneliti kalau-kalau ada kerusakan dan kekurangan pada bangunan tempat tinggal mereka.
  • Menjamin makanan yang cukup bagi mereka meliputi makan pagi, siang, sore atau malam, yang mencukupi karbohidrat, vitamin, protein dan mineral lainnya. Kita cukupi mereka dengan buah, ikan, susu, madu, sayur dan sebagainya. Secara rutin maupun bergantian.
Alat dan peralatan hidangan makan harus yang bersih dan sehat, jangan dari bahan plastik yang ditengarai mengandung zat yang berbahaya seperti formalin, karatan dan lain-lain. Mencucinya juga harus bersih, jangan sampai menyisakan kotoran maupun obat pencuci yang berbahaya pula. Jauhkan mereka dari makanan kemasan yang mengan-dung bahan berbahaya, seperti zat pewarna, sodium benzoat, alkohol, dan sebagainya sebab dapat berpengaruh sangat buruk pada perkembangan dan kesehatan otak dan tubuh mereka. Seperti permen-permen dan makanan ringan lainnya. Penyajian kepada mereka harus dengan sebaik-baiknya, ikhlas, sabar, lembut penuh perhatian dan kasih sayang.

*Menjaga, mengembangkan, dan mengembalikan harta mereka

Setelah ditinggal bapaknya banyak di antara mereka yang memiliki harta warisan. Maka wali penggantinya berkewajiban untuk menjaga dan mengembangkannya agar bertambah dengan cara yang halal dan tidak habis dimakan zakat. Wali harus men-jalankan dengan tekun, teliti, jujur penuh amanah, ikhlas serta mengembalikannya kepada mereka ketika sudah dewasa dan diuji coba mampu untuk mengelola hartanya sendiri, jangan sampai harta itu dikurangi. Seperti dipakai untuk selamatan kematian dan sebagainya karena tidak pernah acara seperti ini diperintahkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam maupun dicontohkan oleh para sahabat maupun para imam kaum muslimin, bahkan mereka melarangnya. “Berkumpul di rumah ahli mayit dan membuat makanan setelah penguburan. Kami menganggapnya sebagai niyahah (meratapi).” (HR. Ahmad 2/204, Ibnu Majah 1612)

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, dan Mughiroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Mayit itu akan diadzab sebab ratapan keluarga (ahlinya).” (Mutafaqun ‘Alaih)

Itulah generasi awal umat yang paling mulia yang harus kita contoh, jangan sampai kita menyelisihinya, dengan nafsu, adat, pikiran maupun qiyas-qiyas sendiri. Kemudian meneruskan adat orang jahiliyah maupun orang kafir, orang Hindu maupu Budha yang menyelenggarakan pertemuan maupun pesta setelah hari kematian dengan memakan harta anak yatim. Marilah kita sadari, kita bertaubat dari nafsu, pikiran, maupuan adat yang salah, kita kembali kepada petunjuk Allah subhanahu wata’ala, petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam serta petunjuk para sahabat radhiyallahu ‘anhum, Demi keselamatan kita di dunia dan akhirat.

Sekali lagi jangan mengutamakan keselamatan di dunia dengan cara yang batil atau jahil, yaitu mengikuti adat orang kafir, meninggalkan petunjuk para sahabat radhiyallahu ‘anhum generasi salaf (pendahulu) yang shalih. Bertaqwalah kita kepada Allah, sungguh harta yang kita pakai berpesta itu lebih berhak dipakai oleh anak yatim dan mengutamakan serta memuliakan mereka itu lebih dicintai Allah subhanahu wata’ala, sehingga menjadi anak-anak yang shalih dan shalihah yang berdo'a untuk orang tuanya yang telah meninggal. Itu yang jelas bisa bermanfaat bagi orang tua. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda,
“Jika anak adam mati, maka terputus amalnya kecuali tiga hal; shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak sholeh yang mendo'akannya.” (HR. Imam Muslim)
Jangan diambil sedikit pun harta mereka dengan alasan apa pun. Jangan kita bermaksiat menentang undang-undang syari’at Allah subhanahu wata’ala.

*Menjaga kesehatan mereka

Selain memperhatikan menu makanan, pakaian, dan tempat tinggal mereka, kita juga harus memperhatikan dan menjaga kesehatan mereka. Sejak lahir tahnik lah dengan lumatan kurma, minumkan ASI pertama dengan memperhatikan kebersihan tubuh mereka. Air minumnya, rambut dan kukunya, gigi, hidung dan telinganya, serta gigi dan jari jemari juga seluruh tubuhnya kita bersihkan dan jaga kesehatannya. Periksakan kesehatan mereka atau Cek Up, dan selalulah meraba atau mengusap rambut dan kepala mereka dengan kasih sayang sehingga kita selalu mengetahui perubahan kondisi kesehatan mereka. Segera tangani atau bawa ke dokter bila ada keluhan atau gejala sakit.

Latihlah mereka makan minum dengan tangan kanan dan secukupnya, tidur berbaring ke sisi kanan sambil berdo'a. Menepati waktu tidur yaitu tengah hari sebentar, malam hari sesudah Isya' dan bangun menjelang shalat subuh.

*Melatih dan membina jasmaninya

Latihlah berolah raga, ajak dan jagalah dalam bermainnya. Ajaklah berjalan-jalan, berlari-larian, berenang, menaiki kendaraan. Perhatikan latihan dan kondisi tubuhnya, juga teman berlatihnya, jangan sampai mendekati tempat, atau teman yang mem-bahayakannya.

*Mendidik mereka dengan sebaik-baiknya

  • Penuhi alat dan sarana pendidikan mereka, pilihkan bahan yang bagus seperti kertas, pena, penghapus, dll, dari bahan yang tidak membahayakan kesehatan mereka. Perhatikan selalu kerapian barang-barang mereka, latihlah mereka untuk bisa merawatnya dengan sabar dan tekun.
  • Carikan tempat pendidikan yang menunjang mereka menuju pendidikan islami, yang bertujuan membinanya kepada ketaqwaaan, mencintai Al-Qur'an dengan keteladanan para pembina yang berakhlaqur karimah. Bimbinglah untuk mampu melaksanakan tata tertib lembaga pendidikan (Sekolah-Madrasah-Pondok)nya.
  • Jauhkan mereka dari tempat, teman dan benda-benda yang menyebabkan mereka berakhlaq buruk. Seperti kaset, CD, film, majalah yang tidak mengandung unsur pendidikan, bahkan merusak akhlaq mereka.
  • Berilah mereka rizki yang halal, dijauhkan dari harta riba, haram, maupun syubhat, serta peringatkan mereka dari perbuatan dan ahklaq yang dilarang Agama serta jelaskan keutamaan akhlaq-akhlaq karimah yang harus senantiasa mereka sandang.
  • Memberikan suri teladan yang baik bagi mereka.
Semoga kita semua mendapatkan pahala dan maghfirah dari Allah Swt

Wassalamualaikum Wr.Wb

Sumber :www.alsofwah.or.id


Senin, 10 Mei 2010

Kemuliaan Menyantuni Anak Yatim



Islam memberikan kemuliaan yang besar jika kita senang mengasuh dan menyantuni anak yatim. Dan rumah yang disukai oleh Allah SWT adalah rumah yang ditegaskan oleh Rosulullah SAW dalam salah hadis yang diriwayatkan Baihaqi:”Rumah yang paling disukai Allah adalah rumah yang didalamnya ada anak yatim yang dimuliakan

Dalam hadis yang lain, Abu Hurairah RA berkata bahwa Rosulullah SAW bersabda :“Orang yang menanggung anak yatim, baik anak yatim itu masih ada hubungan famili atau tidak,maka aku akan menanggungnya seperti dua jari ini dalam Surga” (HR Bukhari)

Apabila kondisi rumah tidak memungkinkan untuk mengasuh mereka, cukuplah dengan cara menyantuni kehidupan mereka. Dalam satu riwayat Nabi SAW menegaskan : “Barang siapa diantara kaum muslimin yang menanggung makan dan minum anak yatim, maka Allah akan memberikan kecukupan penghidupan baginya, serta mengharuskan dia masuk surga kecuali bila dia melakukan dosa yang tidak terampuni”. (HR. Turmudzi)

Harus diakui bahwa mengasuh dan menyantuni anak-anak yatim memiliki tantangan tersendiri. Ada banyak pelajaran hati yang dapat kita petik di dalamnya. Berbagai pengalaman menunjukkan bagaimana beratnya mengasuh mereka. Namun disinilah kemuliaan yang sedang ditunjukkan oleh Islam. Kendati berat, kita dituntut untuk senatiasa berbuat baik kepada mereka,bahkan dituntut untuk menunjukkan kasih sayang.

Nabi SAW sering mengusap kepala mereka, seraya menegaskan,”” Barang siapa mengusap anak yatim, kelak Allah SAW akan mencatatkan baginya atassetiap helai rambut yang diusap tangannya dengan sepuluh kebajikan”. Diriwayatkan bahwa Allah SWT pernah berfirman kepada Nabi Daud AS : ”Wahai Daud,terhadap anak yatim bersikaplah seperti bapak yang pengasih, terhadap para janda, bersikaplahseperti suami yang penyayang. Ketauhilah engkau akan menuai apa yang telah engkau tanam.Sebab, engkau pasti mati, serta meninggalkan anak istrimu.

Berkaitan dengan firman tersebut, maka diharamkan bagi kita memakan hak anak yatimpada saat kita menerima amanah itu. Allah SWT berfirman dalam Surat An-Nisa (4) : 10 :”Sesungguhnya orang yang memakan harta anak-anak yatim dengan cara yang tidak lurus,mereka akan memakan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk kedalam api yangmenyala-nyala” Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Muslim disebutkan Nabi SAW bersabda : ”Tiba-tiba aku melihat orang-orang yang dilaknati. Sementara yang lain membawa batu dari api,menelannya, lalu api itu keluar dari dubur mereka. Aku lantas bertanya kepada Jibril : ”YaJibril,siapakah mereka?”. Jibril menjawab,” mereka adalah orang-orang yang memakan harta anakyatim secara zhalim. Sesungguhnya mereka benar-benar memakan api ke dalam mulut mereka”.

Membuat hati gembira orang-orang yang susah, berlemah lembut kepada orang-orangyang lemah dan miskin, membantu orang-orang yang tidak punya, meringankan beban orang-orang yang berutang, dan meminjamkan orang-orang yang membutuhkannya serta menyantuni anak-anak yatim, dan mengusap kepala mereka adalah perbuatan-perbuatan yang patut kita jalani sebagai bagian dari proses penyucian jiwa dan pencerahan kalbu

Marilah kita tanamkan didalam hati untuk menghargai orang lain bukan dari apa yang dipakainya, atau jabatannya, atau harta kekayaannya, tetapi hargailah orang lain dari apa yangdiucapkannya. Ajarilah diri kita, keluarga kita, dan anak-anak kita sebagaimana Luqman AS mengajarkan anaknya, ”Janganlah engkau hinakan seseorang karena pakaiannya, sebab Rob mu dan Rob nya adalah sama”.

Wassalamualaikum Wr.Wb

Source : http://www.depnakertrans.go.id/microsite/

Senin, 22 Maret 2010

Psikologi Anak Yatim


Secara umum, anak-anak yatim memiliki kondisi spikis seperti anak-anak lain. Mereka senang bermain, bergurau, dan cerita dalam banyak harinya. Hanya, pada titik tertentu mereka tidak memperoleh kasih sayang seorang ayah. Mereka tidak mendapati adanya pelindung dan tempat mengadu jika ada masalah dengan teman-temannya. Namun, akal mereka yang belum sempurna tidak mempedulikannya terlalu lama. Jika ada aktifitas lain yang mengalihkan perhatiannya, maka ingatnya akan perlunya seorang ayah segera lenyap. Sayangnya, peristiwa keseharian sering pula mengundangnya kepada kebutuhan kan figure seorang ayah.

Realitas lain di tengah masyiarakat menunjukkan bahwa anak yatim yang tidak mendapatkan perhatian yang mestinya memiliki kepribadian yang labil dan sulit beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Mereka di paksa bersabar terhadap ‘ejekan’ teman-temannya. Atau menahan diri dari permainan tertntu dengan teman-teman sebayanya. Inilah diantara penyebab yang dapat menghambat kemajuan pada dirinya.

Saat melihat temannya membawa mainan baru, siyatim tentu ingin memiliki minan serupa. Namun, ia bingung harus meminta kepada siapa. Sebab, hampir tidak mungkin ibunya yang tidak punya uang akan membelikannya untuknya. Minta kepada paman, takut di marahi. Akhirnya, ia berdiam diri memendam keinginnya. Tak ada yang tahu, bahwa sikapnya yang demikian dikarenakan ia menginginkan mobil-mobillan yang hanya seharga Rp 4.000,00.
Anak-anak yang tidak memungkinkan untuk berbangga-bangga dengan kekayaan orang tuanya, karena memang tidak ada yang bisa dibanggakan. Namun,
bila diarahkan secara benar, rasa sadar diri terhadap kemahaagungan Allah akan lebih besar. Mereka memang tidak memiliki tempat mengadu yang lain dikala hati sedang dilanda pilu.Allah lah tempatnya melaporkan segala keluhkesah hatinya, gunda-gulananya. Bimbingan keagamaan kan lebih mudah diabsorbsi oleh mereka dari pada anak-anak lain seusianya. Barang kali inilah rahasia kesuksesan Muhammad dalam memaksimalkan potensi internalnya dalam berhubungan dengan Allah.

Namun, potensi kemadirian itupun bisa mengarah kepada kerusakan, bila tidak mendapatkan bimbingan yang benar. Anak-anak ini cenderung sulit diatur, bila diatur salah mendidiknya. Mereka merasa lepas dari pengawasan, karena kebiasaan. Alangkah sayang bila terjadi dalam hal-hal yang demikian, karena keburukan salah seorang, anggoota masyiarakat berarti ancamanbagi anggota yang lain. Oleh karena itu, jangn sampai kita terlambat berbuat yang menyebabkan asset itu berubah menjadi parasit dan sumber bencana.

Karena itulah, islam sangat menekankan pentingnya memperhatikan anak yatim secara khusus, lebih dari penekanannya untuk memperhatikan anak kandung sendiri. Islam memerintahkan untuk berusaha sebisa mungkin memenuhi semua kebutuhan materi dan jiwanya. Bahkan,ayat suci Al-Qur’an yang secara khusus membicarakan masalah anak yatim ini lebih banyak dari pada jumlah ayat yang membahas tentang anak kecil secara umum.

Berinteraksi dengan anah-anak yatim tidak sederhana seperti bergaul dengan anak-anak pada umumnya. Ada hal-hal khusus yang harus dijaga,dan harus dijauhi, dan tidak boleh kita ungkapkan kepada mereka. Dalam banyak hal, perasaan mereka sangat sensitf. Duka di tinggal ayah atau kemiskinan yang terus mendera membuat perasaan mereka amat peka terhadap segala sesuatu yang di anggap menyinggung dirinya.

Ketika usia memasuki masa wajib belajar, ibunya akan memilihkan sekolah yang murah biayanya dan dekat jaraknya. Tidak akan terbesit keinginan yang kuat untuk menyekolahkan di sekolah-sekolah favorit, karena tidak akan kesampain. Akhirnya, anak-anak yatim ini belajar di sekolah yang biasa-biasa saja dan bergaul dengan anak-anak tak berpunya. Pendidikan yang mereka terima cenderung ala kadarnya, karena keterbatasan SDM dan keterbatasan sarana yang tersedia.

Tidak berhenti sampai di sini, terkandung mereka membawa masalahnya dengan teman-teman sekolah-nya kepada ibunya yang juga lemah jiwanya.Akibatnya, kesedihan itu merembet,menular kepada ibunya.”Andai bapakmu masih ada,tentu kita tidak akan hidup seperti ini.”bisik si ibu sambil menitikkan air mata.sebap itulah, kaum muslimin di ingatkan oleh Allah ketika dia berfirman,

“Taukah kamu (orang)yang mendustakan agama?itulah orang yang menghardik anak yatim (al-ma un:1-2)

Namun, tidak semua anak yatim berperasaan dan bersikap seperti yang di uraikan tadi.Sejarah mencatat dan membuktikan bahwa sejumlah anak yatim memiliki kepribadian yang tangguh, tahan banting, tahan menderita,ulet,cepat mandiri, dan sederet sifat positif lainnya. Inilah contoh si yatim yang yangguh pribadinya ketika kecil, karena beradadi bawah asuhan bapak tirinya atau walinya.setelah besar,ia berguna untuk agamanya.

Tetap hidup seorang pemuda,Umair bin Sa’d al-Anshari,dalam kondisi yatim dan miskin sejak usia kanak-kanak. Bapaknya telah kembali ke hadiran Tuhannya tanpa meninggalkan harta atau sumber pencaharian. Namun, ibunya segera menikah dengan seorang hartawan dari bani Aus yang bernama al-Julas bin Suwaid. Kemudian,laki-laki tersebut memelihara Umair dan membawanyahidup bersama.Di situ,Umair menemukan kebaikan dan keindahan kasih sayang sang ayah tiri, sehingga ia dapat melupakan statusnya sebagai anak yatim.Umair mencintai Julas seperti bapak kandungnya sendiri, begitu juga julas mencintai Umair seperti anak kandungnya sendiri.

Ketika Umair telah tumbuh menjadi seorang remaja, Julas semakin mencintanya mengaguminya, karena melihat indicator-indikator kecerdasandan kepiawaian pada dirinya yang tampak dalam pekerjaanya. Juga sikap tanggung jawab dan jujur yang tampak dalam setiap sepak terjangnya.

Umair bin Sa’d telah masuk Islam sejak usia kanak-kanak, yakni ketika baru berumur sepuluh tahun. Dia menemukan lahan keimanan yang luas di relung hatinya dan menemukan lahan yang subur untuk islam diqalbunya yang suci. Dia, dalam umurnya yang relative muda, tidak pernah tertinggal dalam melakukan shalat berjamaah bersama Rasulullah. Ibunya pun diliput kegembiraan ketika melihatnya pergi ke masjid atau pulang dari sana.

Umair bin sa’d tumbuh dalam kondisi serba nyaman dan berkecukupan, tidak terusik dan terkotori oleh siapa pun,hingga akhirnya Allah menghadapkannya pada ujuan yang maha dasyat dank eras yang jarang dialami oleh pemuda-pemuda lain.

Pada tahun ke IX Hijriyah, Rasulullah mendeklarasi kan perang melawan bangsa Romawi di wilayah Tabuk,(1) dan beliau menginstruksikan kaum muslimin untuk bersiap-siap dan membekali diri, padahal saat itu menjelang musim kemarau,panasnya sangat manyengat,buah-buahan telah matang,sementara jiwa orang cenderung untuk bergerak lambat dan bermalas-malasan.Sekalipun dalam kondisi seperti itu,umat Islam menyambut seruan Nabi dengan antusias.Mulailah mereka bersiap dan membekali diri, kecuali sekelompok orang-orang munafik yang mulai memperlemah semangat, memberi kesan,ragu,dan menyebut-nyebut Rasulullah SAW dengan kata jelek, bahkan menyampaikan di forum-forum mereka kata – kata yang menjerumuskan ke jurang kekufuran.

Di satu hari sebelum pemberangkatan tentara, Umair bin Sa’ad pulang ke rumahnya, usai melakukan sholat di masjid.Hatinya di penuhi setumpuk kebanggaan karena bantuan dan pengorbanan umat Islam yang dia lihat dengan matanya sendiri.dia dengar dengan telinganya sendiri. Utsman bin Affan datang dengan membawa sebuah kendi berisi seribu dinar emas dan menyerahkannya kepada Nabi SAW Dia juga melihat Abdurrahman bin Auf memikul dua karung emas dan meletakkannya di hadapan Nabi SAW,Bahkan,dia melihat seorang laki-laki yang menawarkan tikar tidurnya dan uangnya untuk membeli pedang sebagai bekal turun ke medan perang di jalan Allah SWT.

Umair merenungkan gambaran pengorbana yang indah ini.Lama ia merenung .Namun,ia merasa heran dengan kelambanan Julas – ayah tirinya – untuk bersiap diri berangkat perang bersama Rasulullah SAW.Julas bahkan tidak kelihatan menyerahkan bantuan,,meskipun dia mampu dan kaya.Seolah Umair ingin memgorbankan semangat Julas dalam hatinya. Kemudian,Umair menceritakan kepadanya tentang apa yang telah dia dengar dan lihat, khususnya berita tentang kelompok orang-orang mukmin yang datang kepada Rasulullah dan memohon kepadanya dengan merengek-rengek agar digabungkan dengan pasukan perang di jalan Allah, lalu beliau menolak mereka, karena tidak tersedia cukup kendaraan untuk mengangkut mereka. Akhirnya, mereka kembali dengan berlinang air mata karena sedih dan kecewa akibat tidak mendapatkan sesuatu yang menghantarkan mereka untuk ikut terjun ke medan perang dan mewujdkan kerinduan mereka untuk menjadi syuhada’.

Julas enggan mendengarkan cerita Umair, sehingga terlontar dari mulutnya kata-kata yang membuat pemuda tersebut terkejut: ‘’ Apabila kenabian yang didakwahkan Muhammad benar, maka kita lebih jelek daripada himar’’.

Umair benar-benar dipusingkan dengan apa yang dia dengar, karena dia tidak menyangka bahwa seorang laki-laki yang berakal seperti Julas, bisa mengeluarkan kata-kata yang mengeluarkannya dari iman dan sekaligus memasukkannya ke pintu kekufuran.Secepat computer mengakses data tentang berbagai masalah yang dimasukkan ke dalamnya, secepat itu pula akal Umair berpikir tentang apa yang harus dia lakukan.Dia berpendapat bahwa mendiamkan sikap Julas dan menutupinya berarti pengkhianatan kepada Allah dan Rasul-Nya, sekaligus membahayakan Islam yang sedang mendapat teror dari orang-orang munafik dan menjadi sasaran konspirasi mereka.

Di sisi lain, Umair juga berpikir bahwa mengekspos apa yang telah dia dengar berarti durhaka terhadap orang yang telah memposisikan dirinya sebagai anak yatim dan membalas kebaikannya dengan kejahatan, karena dialah yang telah mengentaskan dirinya dari keyatiman, menjadikan kaya dari kemiskinan, dan menggantikan ketiadaan ayahnya. Pemuda tersebut harus memilih antara dua hal yang dilematis secepatnya. Kemudian, dia menoleh kepada Julas dan berkata: ‘’ Demi Allah,wahai Julas, tidak ada di muka bumi ini, setelah Nabi Muhammad bin Abdullah, orang yang lebih aku cintai daripada engkau, Engkaulah orang yang paling cintai, paling dekat denganku, dan paling banyak memberi kenikmatan kepadaku. Sungguh, engkau telah mengatakan ungkapan yang apabila aku menyebutnya, maka aku akan merendahkanmu dan apabila aku merahasiakannya, maka aku mengkhianati amanatku dan menghancurkan diriku dan agamaku. Maka aku berniat untuk menghadap Rasulullah dan melaporkan apa yang telah engkau katakan. Sehingga masalahmu menjadi jelas.’’

Umair bin Sa’ad langsung menuju masjid dan melaporkan kepada Rasulullah SAW tentang apa yang telah dia dengar dari Julas bin Suwaid. Kemudian, Rasulullah meminta dia untuk tetap di sampingnya dan beliau menyuruh salah satu seorang sahabat untuk memanggil Julas. Tidak lama kemudian, Julas pun datang lalu mengucapkan salam kepada Rasulullah dan duduk di hadapannya.

Nabi bertanya kepadanya:”Benarkah kata-kata yang telah didengar Umair darimu?”Umair menyebutkan apa yang telah dia dengar. Kemudian Julas berkata::Dia bohong dan mengada-ngada,wahai Rasulullah,karena saya tidak mengatakan itu sama sekali.”

Para sahabat mengalihkan pandangan mereka antara Julas dan anak tirinya-Umair bin Sa’ad – seolah-olah mereka sedang membaca dari raut wajah keduanya tentang apa yang dirahasiakan dalam hati. Mereka mulai saling berbisik,lalu seorang dari mereka yang di hatinya ada penyakit berkata:” Pemuda durhaka dan pembangkang,teganya mefitnah orang yang telah berbuat baik kepadanya.”Sedangkan yang lain berkata:”Akan tetapi,dia adalah pemuda yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah dan sungguh raut wajahnya mengekspresikan kejujuran.”

Rasulullah menoleh kepada Umair, lalu melihat wajahnya telah memerah seperti berdarah, kedua matanya menitikkan air mata, dan berjatuhan di kedua pipi dan dadanya. Kemudian ia melantunkan doa “Ya Allah, turunkanlah atas nabimu penjelasan tentang apa yang saya katakana. Ya Allah, turunkanlah atas nabimu penjelasan tentang apa yang saya katakan.”

Kemudian Julas membela diri:”Sungguh,apa yang saya katakan kepadamu adalah kebenaran dan bila mau, engkau bisa mengambil sumpah kepadaku di hadapanmu dan saya akan bersumpah demi Allah bahwa saya tidak mengatakan apa yang telah dilaporkan Umair kepadamu.”

Begitu Julas selesai bersumpah dan pandangan orang mulai berpindah kepada Umair bin Sa’ad,turunlah wahyu yang menjelaskan persoalan yang sebenarnya terjadi. Para sahabat tetap barada di tempat,menunggu keterangan dari Rasulullah ASW.Di sinilah, tampak sikap ketakutan dan rasa malu pada wajah Julas.Sementara wajah Umair tampak cerah.kemudian,Rasullulah saw membacakan firman Allah dalam surat at-Taubah ayat 74:

Artinya:’Mereka (oranh-orang munafik) bersumpah dengan nama Allah bahwa mereka tidak mengatakan (sesuatu yang menyakitimu). Sesungguhnya nmereka telah mengucapkan perkatan kekafiran dan telah menjadi kafir setelah Islam dan mengingini apa yang mereka tidak dapat mencapainya;dan mereka tidak mencela (Allah dan RasulNya),kecuali karena Allah dan Rasuk-Nya telah melimpahkan karunianya kepada mereka.Maka jika mereka bertobat itu lebih baik bagi mereka.Dan jika mereka berpaling, maka Allah akan mengazab mereka dengan azab yang pedih di dunia dan akhirat.Dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindungan dan tidak pula penolong di muka bumi.’

Gemeterlah Julas setelah mendengar wahyu itu.Lidahnya kaku.ia menoleh kepada Rasulullah saw dan mengatakan:”Saya bertobat,ya Rasulullah…saya bertobat…Umair memangbenar,ya Rasul,dan saya berbohong;saya mohon kepada Allah untuk menerima tobatku,saya bisa dijadikan jaminanmu,ya Rasu.’

Rasulullah memandang Umair bin Sa’ad.Beliau melihat air mata kegembiraan membasahi wajahnya yang cerah.kemudian Rasullah SAW mengulurkan tanganya,memegang telinga Umair dengan lembut,seraya bersabda:

‘Telingamu tanggap apa yang telah kau dengar,wahai pemuda dan Allah telah membenarkanmu.”

Julas kembali ke pangkuan Islam dengan lebih baik berkat perantaran anak yatim suhannya.Para sahabat telah pula menyaksikan kebaikan sikapnya ketika Julas mengatakan tentang Umair setiap kali ia mengingatnya:”Semoga Allah membalasnya dengan kebaikan.Sungguh, dia telah menyelamatkanku dari siksa neraka.’

Ssekian kisah anak yatim yang kuat jiwanya dan tumbuh cerdas alam asuhan ayah tirinya.Beberapa anak yatim yang tangguh di masa kecil,juga tumbuh cerdas dan tangkas dalam menyikapi lingkungannya.Oleh karena itu, tidak heran jika kelak mereka menjadi aktor pengubah wajah dunia,Atau memberikan pencerahan dan warna baru bagi masa depan dunia,khususnya dunia Islam.Lautan tinta sejarah mengungkap kepiawaian Imam Bukhari dalam penguasaan hadis sedang ia adalah anak yatim.Kitab Shahih Buhari menjadi saksi semenjak beliau hidup hingga hari ini akan kemahirannya dalam bidang hadis.Kitab ini menjadi pegangan kaum muslimin di seluruh dunia dan banyak memberikan petunjuk kepada umat yang hidup dalam kegelapan jahiliyah.

Muhammad bin Ismail yang lebih kita kenal dengan Imam Bukhari menjadi bukti sejarah kesuksesan anak yatim jika diasuh dengan baik.Ia yang menyusun berbagai kitab rujukan umat hinggake zaman kita sekarang.Ia adalah pelita umat .Hidupnya lebih lama disbanding pendeknya umur beliau.Setiap hari,berjuta-juta orang membaca dan mempelajari karya-karyanya untuk mencari sebongkah cahaya yang dapat menerangi hidup.

Imam Ahmad bin Hambal tak ketingalan.Ia yang ditinggal mati oleh ayahnya semenjak kecil,menjadi Ahli Fiqih dan menjadi mujtahid muthak.Musnad Ahmad bin Hambalmenjadi pedoman uamt dalam mempelajari hadis-hadis Rasul.Kita bisa menikmati karya monumentalnya ini dan meluaskan wawasan hadis,setelah terlabih dahulu kita membaca Shahih Bukhari di atas.

Penguasaan Imam Ahmad terhadaphukum-hukum Islam mendapat pengakuan luas dari para ulama di zamanya hingga masa kita. Ia adalah Ahli Fiqih yang memiliki cirri khas tersendiri dalam berijtihad. Oleh karena itu, ia di sebut sebagai mujtahid muthlak. Banyak orang mengikuti pola istinbat hukumnya, hingga membentuk madzhab fiqih yang kita kenal dengan madzhab Hambali.

Demikian pula gurunya, Imam syafi’i, ia yatim dan lalu menjadi ulama Ahli fiqih yang kini fatwa-fatwanya banyak di pakai oleh kalangan kaum muslimin di Indonesia. Bahkan, beliau melahirkan murid-murid yang jadi imam ahli fiqih juga, semisal Imam Ahmad bin Hambal tadi. Keduanya adalah imam panutan kaum muslimin di berbagai belahan dunia. Kitab-kitabnya tak pernah berhenti di cetak, di baca, di telaah, dan di pelajari oleh umat islam.

Masih ada pula ulama-ulamalain atau mujahid – mujahid caliber dunia yang merupakan anak yatim.Sebutlah misalnya Syeikah Ahmad Yasin,salah satu pndirian HAMMAS yang tiada hentinya mengobarkan api Jihad di jalur Gaza melawan Zionis Yahudi.Atau,Abul Hasan Ali an-Nadwi,ulama asal india yang mujahid.Bahkan Nabi kita,Muhammad SAW,adalah anak yatim yang tidak pernah mengalami hambatan psikologis yang berarti, sehingga ia menjadi manusia fenominal pada masanya.

Tak perlu mencari celah untuk memperbaiki sisi-sisis psikologis anak-anak yatim.Waktunya sudah tiba.Mereka harus dibina,agar merka tak memendam potensi – potensibesar dalam dadanya,yang sulit digali jika waktunya telah tiba.

Wassalamualaikum wr.wb...
Sumber : http://www.cahayainsani.com/290/psikologi-yatim

Jumat, 26 Februari 2010

Teladani Sifat-sifat Nabi Muhammad Saw.




Assalamualaikum semuanya :) ..
Hari ini tanggal 26 Pebruari 2010 kita memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW...Disekolah-sekolah biasanya diadakan berbagai acara seperti lomba baca puisi, marhaban dan lain-lain...
Kami sangat senang pada hari ini karena liburan dan kami berwisata bersama kakak2 dan abang2 kami...
Ohya kembali ke peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW...Bunda kami selalu mengingatkan bahwa kami harus selalu mengikuti sifat2 Nabi Muhammad SAW jika ingin menjadi orang yang berhasil, disukai banyak orang dan tentunya dicintai oleh ALLAH SWT...
Adapun sifat-sifat nabi itu antara lain

1. As-Siddiq (jujur)
Jujur merupakan sifat dan sikap yang terpuji .Jujur berarti berbuat dan berucap dengan sebenarnya.Jujur adalah suatu kebenaran.kebenaran itu adalah kebaikan yang menuju surga. Saat berdagang Nabi Muhammad Saw mengatakan tentang barang dagangannya itu apa adanya,kalau barang iitu baik kwalitasnya ya dikatakan baik.Sebaliknya kalau barang itu tidak baik/cacat atu rusak maka nabi mengatakannya juga . Kejujuran Nabi Muhammad Saw sejak kecil sudah terkenal dimana-mana, bahkan orang-orang Quraisy yang benci kepada Nabipun mengatakan kalau Nabi Muhammad Saw adalah orang yang jujur. Karena kejujurannya ini maka nabi Muhammad di percaya,sehingga Nabi mendapat gelar Al-amin yang artinya tidak dapat dipercaya.

Bunda selalu mengingatkan kami untuk selalu berbuat jujur..karena orang2 akan senang dengan orang yang jujur..Oh ya ingat..sekali kita berbohong seumur hidup bisa tidak dipercaya... :)


2.Amanah (dapat Dipercaya)
Amanah merupakan salah satu dari sifat wajib bagi para rasul.Amanah artinya dapat dipercaya. Lawan dari amanah adalah khianat. Dipercaya artinya segala kegiatan baik ucapan maupun perbuatannya selalu dipercaya dan diyakini orang lain. Seseorang dapat dikatakan amanah atau dapat dipercaya, apbila orang tersebut dapat melaksanakan amanah atau kepercayaan dari orang lain kepadanya. Sifat ini sejak kecil dimiliki oleh Nabi. Karena sifat amanahnya ini Nabi dipercaya menggembala kambing milik pamannya dan tetangganya. Juga dipercaya membawa barang dagangannya.

Kita tidak boleh mengadu domba.. jika dipercayai sesuatu rahasia..jangan mencoba membocorkan kepada orang lain yang tujuannya untuk memecah belah...Jadilah orang yang dapat dipercaya..biasanya orang yang dipercaya akan selalu memiliki banyak teman..

3. Tabligh (Cerdas )
Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang cerdas..dia bisa menghentikan pertikaian antara dua kaum... memimpin perang melawan musuh. Nabi Muhammad banyak belajar dan pengaruh nya terus kita rasakan hingga sekarang...

Kecerdasan memang sangat dibutuhkan.tapi kata Bunda bukan sok pintar...Kita harus " berisi" makanya kita harus banyak belajar, membaca dan berbagi pengalaman dengan orang lain kemudian......
4. Fathonah (rajin)
Itu adalah perilaku Nabi Muhammad SAW yang harus kita teladani supaya kita menjadi orang yang bahagia di dunia dan di akhirat,mempunyai banyak teman dan disukai banyak orang. Marilah kita bersikap sebagaimana Nabi Muhammad bersikap. Kita sebagai umat Islam harus mencontoh kepribadian Nabi Muhammad Saw Yang Mulia karena beliau mempunyai sifat yang terpuji dan menjadi suri tauladan yang baik(Uswatun Hasanah) bagi semua umat islam yang ada di dunia.

ya ya... rajin pangkal pandai...harus rajin membaca, belajar mengaji dan lain-lain...

Itulah antara lain sifat-sifat Rasul yang harus kita contoh.. Semoga kita semua termasuk dalam golongan Nabi Muhammad SAW dengan mencotoh sifat-sifat Mulia...

Selamat Liburan
Wassalammualaikum Wr.Wb

Kamis, 11 Februari 2010

Kasih Anak sepanjang Galah...Kasih Ibu sepanjang Masa


Assalamualaikum...
Sebuah renungan buat kita semua...Semoga bermanfaat ^_^

===>
Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu. Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.

Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi sepeda motornya. Sebagai balasannya, kau pakai motornya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.

Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting. Sebagai balasannya, kau pakai telepon non stop semalaman.

Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA. Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.


Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus di hari pertama. Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh di pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.

Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, “Darimana saja seharian ini?”. Sebagai balasannya, kau jawab, “Ah, Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!”

Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirmu di masa depan. Sebagai balasannya, kau katakan, “Aku tidak ingin seperti Ibu.”

Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi. Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali.

Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu. Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.

Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan. Sebagai balasannya, kau mengeluh, “Bagaimana Ibu ini, kok bertanya seperti itu?”

Saat kau berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu. Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.

Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat bayimu. Sebagai balasannya, kau katakan padanya, “Bu, sekarang jamannya sudah berbeda!”

Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah seorang kerabat. Sebagai balasannya, kau jawab, “Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu.”

Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu. Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang di rumah anak-anaknya.

Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang. Dan tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, karena mereka datang menghantam hatimu bagaikan palu godam!

Jika beliau masih ada, jangan lupa memberikan kasih sayangmu, lebih dari yang pernah kau berikan selama ini. Dan jika beliau telah tiada, ingatlah kasing sayang dan cintanya yang tulus tanpa syarat kepadamu.

Wassalamualaikum wr.wb

Source : meetabied.wordpress.com


Selasa, 02 Februari 2010

24 Kata-kata Bijaksana yang merubah hidup kita




Assalamualaikum..
Pagi ini kami membaca kata-kata yang bagus dari sebuah forum.....dan kami pun akhirnya ingin juga berbagi kata-kata bijak tersebut buat ayah, bunda, kakak semua...
Sangat bagus untuk direnungkan...^_^.. Semoga kira semua bisa menjadi lebih baik..
Aminnnn

1. Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya, karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.

2. Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang, sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata. Semoga kamu memimpikan orang seperti itu.

3. Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan, karena
kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

4. Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuatmu baik hati, cobaan yang cukup untuk membuatmu kuat, kesedihan yang cukup untuk membuatmu manusiawi, pengharapan yang cukup untuk membuatmu bahagia dan uang yang cukup untuk membeli hadiah-hadiah.

5. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi acapkali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.


6. Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun, dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.

7. Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita milik sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.

8. Pandanglah segala sesuatu dari kacamata orang lain. Apabila hal itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal itu menyakitkan hati orang itu pula.

9. Kata-kata yang diucapkan sembarangan dapat menyulut perselisihan. Kata-kata yang kejam dapat menghancurkan suatu kehidupan. Kata-kata yang diucapkan pada tempatnya dapat meredakan ketegangan. Kata-kata yang penuh cinta dapat menyembuhkan dan memberkahi.

10. Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cinta menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.

11. Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.

12. Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia itu.

13. Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.

14. Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.

15. Cinta adalah jika kamu kehilangan rasa, gairah, romantika dan masih tetap peduli padanya.

16. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu dan mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya dan kamu harus melepaskannya.

17. Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, bertumbuh dengan sebuah ciuman dan berakhir dengan tetesan air mata.

18. Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.

19. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi yang lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu kepadanya.

20. Masa depan yang cerah selalu tergantung kepada masa lalu yang dilupakan, kamu tidak dapat hidup terus dengan baik jika kamu tidak melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu.

21. Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba, jangan pernah menyerah jika kamu masih merasa sanggup jangan pernah mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

22. Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu! Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh di hatimu.

23. Ada hal-hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang kamu harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian janganlah menulikan telinga untuk mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.

24. Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum - jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.

Renungkan lah...
Wassalamualaikum.Wr.Wb

Selasa, 19 Januari 2010

Majelis Zikir Annisa


Bunda kami adalah Ketua Majeli Zikir Annisa Kota Batam yang berdiri sejak tahun januari 2008. Alhamdulillah saat ini sudah mempunyai anggota lebih dari 500 anggota. Bunda ku sangat semangat mengenai hal ini. Kami pun selalu mengumandangkan zikir setiap habis solat..

Ohya baru- baru ini berita Bunda dan Majelis Zikir Annisa di muat di Koran Batam Pos..

Diisi Zikir dan Tausiah, Pererat Silaturahmi
RABU, 20 JANUARI 2010

Milad Majelis Zikir Annisa

BATAM CENTER (BP) - Milad (hari jadi) Majelis Zikir Annisa Kota Batam yang ketiga diperingati oleh 800-an anggotanya, baik dari Tanjungpinang, Singapura maupun Batam di Masjid Raya Batam, Selasa (19/1). Milad tersebut diisi kegiatan zikir dan tausiah.

”Inilah acara terbesar yang pernah kami gelar,” ujar Suaidah Hajar, Ketua Majelis Zikir Annisa kepada Batam Pos, kemarin.
Zikir yang dipimpin oleh dr Sofyan Saha dari Jakarta berlangsung khusuk. Bahkan, 800 peserta larut dalam zikir. Air mata pun mereka pun tak terbendung kala mengenang salah dan khilaf yang diperbuat selama ini. Zikir pun diakhiri dengan doa, memohon ampunan pada Allah.

Tak hanya Zikir, Majelis Zikir Annisa juga mengundang Ustadz Samin Pane dari Medan untuk memberikan tausiah. Samin menekankan pentingnya meningkatkan ketakwaan dan keimanan pada Allah SWT. Selain itu, ia juga mengingatkan jamaah untuk mempererat hubungan baik dengan sesama umat Islam......
”Menjalin dan meningkatkan hubungan tali silaturahim itu sangat penting menuju persatuan umat yang dirRidoi Allah,” ujar Samin. Suaida menambahkan, sebelum acara puncak milad di Masjid Raya Batam, pada hari Minggu (17/1) dan Senin (18/1) lalu, telah digelar beberapa acara di Masjid An-nur Baloi, sebagai rangkaian acara Milad.

Acara tersebut antara lain Markhaban yaitu sejenis sholawat barjanji namun tanpa diiringi Rebana. Kemudian fardu kifayah, yaitu lomba memandikan jenazah dan peragaan busana muslim bagi lansia. ”Kita sudah bagikan hadiahnya pada pemenang lomba tersebut, Senin (18/1) malam lalu,” ujar Hj.Suaidah. (cr1)

Sabtu, 16 Januari 2010

Tahun 2010


Apakabar kakak, abang, Bunda , Ayahanda semua...
Kami Assakinah Annaura mengucapkan
"SELAMAT TAHUN BARU 2010"...
Semoga semua keinginan tercapai ditahun ini...
wahhh harus siap2 belajar keras karena sebentar lagi akan ada ujian negara..
Kami tidak mau tinggal kelas...Kami harus bisa seperti anak-anak yang lain...
Doakan Kami ya...^_^

Minggu, 15 November 2009

HARI RAYA IDUL ADHA




Assalamualaikum Wr.Wb...

Kami Keluarga Besar Assakinah-Annaura mengucapkan :

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA
14 DZULHIJAH 1430 H
27 November 2009



Tidak terasa sebentar lagi kita semua akan merayakan Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban atau disebutjuga Hari raya Haji.

Hari Raya Idul Adha diperingati sebagai peristiwa kurban yaitu ketika Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya Nabi Ismail AS.

seperti yang turtulis dalam firman Allah SWT :
Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. Maka Kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian
(QS. 37:100-108).

Pada hari raya ini umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan Solat Ied bersama-sama seperti ketika Hari Raya Idul Fitri. Setelah solat , dilakukan penyembelihan hewan kurban . Pada hari ini kita juga diharamkan untuk berpuasa seperti hari tasyrik...Hari Raya Idul Adha adalah puncak Ibadah Haji yang dilaksanakan oleh umat Islam di Mekah....

Selamat Hari Raya..^_^
Wassalamualaikum Wr. Wb.




Jumat, 06 November 2009

Buku " 1001 Berkah Anak Yatim "


Assalamualaikum Wr.Wb....
Ada sebuah buku yang sangat bagus di baca bagi yang mencintai anak yatim.. yaitu "1001 BERKAH ANAK YATIM "didalam buku ini terdapat serba serbi mengenai anak Yatim. Buku ini di tulis oleh Sdr.Muhammad Muslih Aziz dengan penerbit MIZAN....

Buku ini berkisah tentang begitu indahnya Rasulullah Saw. mengammbarkan kemuliaan para penyantun anak yatim. Dalam buku ini penulis yang aktif dalam manajemen sebuah pondok pesantren anak yatim berbagi kisah tentang beragam kisah anak yatim piatu yang menggetarkan jiwa, menu-menu keberkahan selama menyantuni anak yatim juga petunjuk praktis bagi yang ingin menyantuni anak yatim piatu.

Semoga kita semua meraih lebih banyak Ridho dan Pahala dariNya..
Amin...
Wassalamualaikum Wr. Wb.



Buku ini bisa diperoleh di toko buku terdekat atau bisa juga melalui online : http://www.bukukita.com/Agama/Islam/63018-1001-BERKAH-ANAK-YATIM.html...

Sabtu, 17 Oktober 2009

Doa Untuk Kedua Orang Tua



Sesungguhnya jasa orang tua kita tidak terhitung banyaknya. Ibu kita mengandung selama 9 bulan kemudian melahirkan kita dengan resiko nyawa melayang. Ketika kita masih bayi tak berdaya, mereka beri kita minum dan makanan. Ketika kita buang air, tanpa jijik mereka membersihkan kita dengan penuh cinta. Kita diberi pakaian dan juga pendidikan.

Mereka sabar menghadapi kemarahan kita, rengekan, kenakalan, bahkan mungkin ketika kita masih kecil/balita pernah memukul mereka. Mereka tetap mencintai kita. Jadi jika kita merasa kesal dengan mereka, apalagi jika mereka begitu tua sehingga kelakuannya kembali seperti anak-anak, ingatlah kesabaran mereka dulu ketika menghadapi kita. Bagi yang sudah memiliki anak tentu paham tentang kerewelan anak-anak yang butuh kesabaran yang sangat dari orang tua.
Adakah kita mampu membalasnya?


Bahkan seandainya orang tua kita tak berdaya sehingga untuk buang air kita yang membersihkannya, itu tidak akan sama. Orang tua membersihkan kita dengan penuh cinta dan harapan agar kita selamat dan panjang umur. Sementara si anak ketika melakukan hal yang sama mungkin akan merengut dan bertanya kapan “ujian” itu akan berakhir.
Begitulah. Seperti kata pepatah, “Kasih anak sepanjang badan, kasih ibu sepanjang jalan” Tidak bisa dibandingkan.

Oleh karena itu hendaknya kita berbakti pada orang tua kita. Minimal kita mendoakan mereka:
Apabila anak Adam wafat putuslah amalnya kecuali tiga yaitu sodaqoh jariyah, pengajaran dan penyebaran ilmu yang dimanfaatkannya untuk orang lain, dan anak yang mendoakannya. (HR. Muslim)

Jika kita tidak berdoa untuk orang tua kita, maka putuslah rezeki kita:
Apabila seorang meninggalkan do’a bagi kedua orang tuanya maka akan terputus rezekinya. (HR. Ad-Dailami)

Oleh karena itu sebagai anak yang berbakti hendaknya kita senantiasa berdoa untuk ibu bapak kita. Di antara doa-doa untuk orang tua yang tercantum dalam Al Qur’an adalah sebagai berikut:

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah:

Robbirhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
“Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” [Al Israa’:24]

Robbanaghfir lii wa lii waalidayya wa lilmu’miniina yawma yaquumul hisaab

“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” [Ibrahim:14]

Robbighfir lii wa li waalidayya wa li man dakhola baytiya mu’minan wa lilmu’miniina wal mu
’minaati wa laa tazidizh zhoolimiina illa tabaaro

“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” [Nuh:28]

Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”
Mudah-mudahan kita bisa mengambil manfaat dari ilmu yang kita dapat dengan mengamalkannya setiap hari.
Amiin.

source : media islam.orid


Sabtu, 10 Oktober 2009

Alhamdulillah Ya Allah...

Alhamdulillah ya Allah
akhirnya kami mendapatkan kabar gembira tentang ibuk kami...
dia berhasil selamat walau sebagain dari rumahnya juga ikut hancur akibat gempa yang melanda kota Padang baru-baru ini...

Kami semua bersyukur akhirnya ibu dapat kembali pulang kebatam dan berkumpul dengan kami........ Semoga Allah selalu memberikan keselamatan bagi kami Semua.....

Ibuk bilang ..tidak perlu bersedih dengan apa yang sudah terjadi.. semua itu Kehendak dari Nya........Kami semua tertegun dengan apa yang dibilang ibuk... Sekarang kita ambil aja hikmah dari trategi gempa ini.. semoga kita bukan termasuk dari Hamba-HambaNya yang lalali dan tidak bersyukur... Aminnnnnnnnnnnnnn

Kamis, 08 Oktober 2009

Selamatkan Ibuk Kami



Ya Allah sedih kami mendengarnya...T_T
Salah satu Ibuk pengasuh kami sampai saat ini belum kembali kerumah karena dia merupakan salah satu korban bencana alam (gempa) di Padang. Kemarin Ia pulang bersama seorang anaknya yang juga tinggal bersama kami untuk menjenguk nenek disana....Sampai saat ini Ibuk belum kembali padahal sudah saatnya untuk bersekolah kembali...
Bunda dan kami telah mencoba mencari dan menghubunginya kemana-mana tapi sampai saat ini belum mendapat informasi yang jelas. Ia bukanlah orang kaya, tinggal jauh dari kota Padang.... Apakah ini menjadi masalah ?? hari ketiga Idul Fitri.. Ibuk pamit pulang kepadang.. ia sempat memasak kan kami sambal ikan..... kami semua menyalaminya sambil bercanda untuk jangan lupa membawa oleh-oleh.....ternyata musibah itu datang....
sekarang hanya doa yang bisa kami panjatkan...Ya Allah selamat kan Ibuk Kami...

Ibuk.. adalah orang yang sangat kuat.. dia rela berjualan koran untuk menyekolahkan anak-anaknya.. tetap sering kepanti untuk membantu memasak kan kami walau ia tidak mau tinggal bersama dengan alasan tidak mau menjadi beban buat BUNDA. Kami salut atas kerja keras nya.. bisa menyekolahkan anaknya sampai tamat SMU, hanya dua anak bungsu nya yang tinggal bersama kami sedangkan yang lain tetap tinggal di Padang.

Ibuk orang yang jujur dan baik....pantang baginya mengemis.. ia juga tidak mau menikah setelah suaminya meninggal 11 tahun yang lalu.. Impiannya hanya ingin membesarkan anaknya untuk menjadi "orang"....

Ibu,,, Kami rindu dengan sambal Ibuk.. kami rindu dengan logat Ibuk, Kami rindu semuanya.. Semoga Ibuk dalam keadaan baik disana..Bunda dan kami akan terus berusaha disini mencari Ibuk... Setiap malam surat yasin ini kami bacakan..Ibuk tolong kabarin kami segera... Kami cemas disini...

Ya Allah.. Terima lah doa kami...

note : gambar diatas hanya sebagai ilustrasi.

Sabtu, 03 Oktober 2009

Menyantuni Anak Yatim

Rasulullah saw bersabda,
“Sebaik-baik rumah orang-orang Islam adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim yang disantuni (diperlakukan dengan baik), dan sejelek-jelek rumah orang-orang Islam adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim yang diperlakukan dengan tidak baik.” (HR. Ibnu Majah dan Bukhari dalam Adab Al-Mufrad).


Menyantuni anak yatim adalah akhlak yang mulia. Islam telah mendorong pemeluknya agar memiliki akhlak mulia. Salah satu akhlak mulia itu adalah menyantuni anak yatim. Sesungguhnya, anak yatim adalah manusia yang paling membutuhkan pertolongan dan kasih sayang. Karena ia adalah anak yang kehilangan ayahnya pada saat ia sangat membutuhkannya. Ia membutuhkan pertolongan dan kasih sayang kita, karena ia tidak mungkin mendapatkan kasih sayang ayahnya yang telah tiada. Jika anda melihat seseorang yang penyayang kepada anak-anak yatim dan menyantuni mereka, maka ketahuilah bahwa ia adalah seorang yang berbudi dan berakhlak mulia. Suatu ketika Saib bin Abdulloh rodhiyallohu 'anhu datang kepada Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam, maka Nabi sholallohu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya :

"Wahai Saib, perhatikanlah akhlak yang biasa kamu lakukan ketika kamu masih dalam kejahiliyahan, laksanakan pula ia dalam masa keislaman. Jamulah tamu, muliakanlah anak yatim, dan berbuat baiklah kepada tetangga." [HR.Ahmad dan Abu Dawud, Shohih Abu Dawud, Al-Albani : 4836]

Dalam sebuah atsar disebutkan riwayat dari Daud 'alaihissalam, yang berkata :

"Bersikaplah kepada anak yatim, seperti seorang bapak yang penyayang." [HR. Bukhori]

Kasih sayang dan berbuat baik kepada anak yatim, sebagaimana yang telah saya katakan kepada anda, adalah sebagian dari akhlak dan moralitas orang-orang yang mulia. Itu tidak bisa dilakukan kecuali oleh seorang lelaki yang mulia, yang menghimpun banyak budi pekerti mulia, yang mencintai kebajikan. Abdullah bin Umar rodhiyallohu 'anhu tidak pernah memakan makanan kecuali dimeja makannya ada seorang anak yatim yang makan bersamanya. Jadilah orang seperti itu, saudaraku ! Seorang yang penyantun, lemah lembut, dan berupaya berbuat kebaikan kepada anak yatim, mengusap air mata mereka dengan tangan dan harta anda serta memasukkan perasaan gembira ke dalam hati mereka. Ketahuilah, bahwa jika anda mendapat taufiq untuk melaksanakan itu, maka anda benar-benar manusia yang beruntung.

==> dari berbagai sumber.