Minggu, 04 Desember 2016

PROGRAM TEMU PENGUATAN ANAK DAN KELUARGA (TEPAK) 2016

Assalamualaikum Wr.WB

Tahun ini Alhamdulillah kami mendapatkan kepercaryaan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia untuk menjalankan program Temu Penguatan Anak dan Keluarga (TEPAK ) Tahun 2016
Berikut contoh rangkaian kegiatan kami


TEPAK, yang merupakan singkatan dari Temu Penguatan Anak dan Keluarga. Apa yang terbayangkan di benak kita semua tentang hal tersebut ? 
Kegiatan TEPAK merupakan suatu bentuk kegiatan yang sebenarnya sudah lazim kita dengar. Berbagai instansi pemerintah maupun non pemerintah seringkali melaksanakan kegiatan TEPAK sebagai salah satu bentuk kegiatan pemberdayaan sosial bagi masyarakat di Indonesia. 

Program Temu Penguatan Anak dan Keluarga ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para orangtua/keluarga yang bertanggungjawab dalam pengasuhan dan perlindungan anak, meningkatkan kepedulian para stake holderterkait dalam memberikan pendampingan sosial kepada masyarakat khususnya dalam hal pengasuhan anak, dan memberikan pemahaman kepada anak mengenai hak-hak mereka. Selain itu, TEPAK juga seringkali dijadikan alternatif kegiatan untuk merespon berbagai masalah sosial dalam masyarakat.

Banyaknya permasalahan sosial yang terjadi khususnya pada anak-anak di Indonesia saat ini semakin membuat kita menjadi ironis. Bagaimana tidak, kenyataan bahwa anak bisa saja mendapatkan perlakukan secara tidak wajar dari lingkungan terdekatnya sendiri seringkali kita simak di berbagai media setiap harinya. Adapun hal tersebut salah satunya disebabkan oleh berkurang bahkan hilangnya fungsi keluarga sebagai tempat pengasuhan, pendidikan, pemeliharaan, pembinaan, perlindungan dan tumbuh kembang anak sesuai dengan apa yang telah diamanatkan oleh UU No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Oleh karena itu, adanya penyelenggaraan 

Temu Penguatan Anak dan Keluarga (TEPAK) tersebut merupakan suatu upaya untuk mewujudkan kembali keberfungsian sosial dalam keluarga. Upaya tersebut juga semestinya mencakup di dalamnya pengubahan paradigma pengasuhan orangtua terhadap anak, peningkatan kesadaran masyarakat, penguatan tanggung jawab orangtua/keluarga dan perlindungan anak dari berbagai tindak kekerasan serta mekanisme pemenuhan kebutuhan dasar anak. 

Selasa, 13 Januari 2015

Buku 1001 berkah anak yatim, Buku bagus untuk dibaca

Buku 1001 berkah anak yatim adalah buku yang dapat menggugah jiwa kita untuk segera menyisihkan sebagian rezeki kita untuk menyantuni anak yatim, karena dalam buku ini penulis yang saat ini sedang aktif di pondok pesantren anak yatim menceritakan beragam kisah anak yatim yang menggetarkan jiwa.
Misalnya kisah tentang anak-anak yatim korban dari tsunami, trauma seorang anak yatim bernama Badrun yang menjadi saksi bisu pembantaian dan pemerkosaan ibu dan adiknya, kisah Muchtar yang ayahnya meninggal sejak dia masih dalam kandungan, dan beragam kisah lainnya. Buku ini juga menceritakan beragam kisah para penyantun anak yatim, keajaiban-keajaiban yang mereka rasakan setelah menyantuni anak yatim dan kisah-kisah setelah menyia-nyiakan anak yatim.
Misalnya kisah dari Halimatus Sa’diyah (Ibu Panti pertama) setelah menyusui satu ruh yang berkah (Rosulullah SAW), keledai beliau mampu mengejar dan melampaui semua hewan milik orang yang datang sebelumnya, atau kisah dari seorang tunanetra yang mampu mencukupi semua kebutuhan istri dan 4 anaknya ditambah seorang anak yatim dengan hanya mengandalkan keahliannya sebagai tukang pijat, atau kisah dari seorang yang berumur 30 lebih, bertemu jodohnya dan menikah setelah menyantuni anak yatim, dan bahkan kisah dari penulis sendiri yang mampu pergi haji setelah menjadi pengasuh pondok pesantren anak yatim. Buku ini tidak hanya akan menggiring Anda untuk memahami nikmatnya berbagi, tetapi juga akan mengajak Anda meraih 1001 keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat kelak.
Diantara anugrah yang Allah berikan kepada penyantun anak yatim, yaitu :
1. mengundang rezeki dan melimpahnya keberkahan
2. berkedudukan dekat dengan Rosulullah di surga (HR. Bukhori)
3. menjadikan rumah tangga yang paling dicintai Allah (HR Thabrani)
4. melunakkan hati dan memenuhi kebutuhan (HR Thabrani)
5. diharuskan masuk surga (HR Tirmidzi)
6. melepaskan label pendusta agama (Al Ma’un :1-3)
Dalam buku ini penulis juga memberikan panduan praktis bagi Anda yang ingin menyantuni anak yatim, yaitu :
1. Mencari tahu tentang panti-panti yatim yang amanah
2. Menyantuni anak yatim dengan cara mengambil dan merawatnya dalam satu atap
3. Setiap bulan harus menyiapkan anggaran belanja keluarga khusus untuk satu anak yatim yang sama
Setelah membaca buku ini penulis berharap, anda mendapat gambaran sebagian derita kehidupan dari sebagian saudara kita (anak yatim), sehingga jika anda saat ini memiliki kemampuan lebih, segera tergerak untuk memberikan santunan ataupun sekedar kasih sayang atau perhatian pada mereka, agar anda juga menyadari betapa banyaknya keberkahan yang akan anda rasakan baik di dunia maupun di akhirat. Orang yang bahagia adalah yang bisa membahagiakan anak yatim. Tertawa mereka dapat membuka pintu rida Allah Swt.
Tulisan dalam buku ini memang memberikan gambaran tentang keberkahan dari anak yatim yang ditulis dalam topik-topik di setiap babnya, namun ada sebagian sub topik yang tidak sesuai dengan judul topiknya. Satu nilai lebih buku ini, terpaparnya kisah-kisah riil dengan kata-kata yang indah sehingga benar-benar menyentuh jiwa kita. By : Vivi
sumber : http://www.untukku.com/artikel-untukku/1001-berkah-anak-yatim-untukku.html